You are currently viewing Berita Terkini Palestina: Masjid Al-Ansar di Deir Al-Balah Hancur Dihantam Serangan Udara

Berita Terkini Palestina: Masjid Al-Ansar di Deir Al-Balah Hancur Dihantam Serangan Udara

Deir Al-Balah, Jalur Gaza – Sebuah serangan udara yang dilancarkan oleh pasukan Zionis menghancurkan Masjid Al-Ansar di pusat kota Deir Al-Balah pada Senin malam (2/6/2025), meninggalkan puing-puing, halaman pemakaman yang rusak, dan lembaran-lembaran Al-Qur’an yang berserakan di tanah.

Serangan brutal ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan dalam genosida berkepanjangan yang dilakukan Zionis di wilayah Palestina. Masjid yang bersejarah ini bukan hanya simbol ibadah bagi warga sekitar, tetapi juga menjadi saksi bisu dari kedamaian komunitas yang kini luluh lantak oleh kekerasan.

“Bahkan orang mati di kuburan pun tak luput dari dampaknya,” ujar seorang warga Deir Al-Balah yang menyaksikan kehancuran di pemakaman yang berdekatan.

Pihak otoritas lokal melaporkan bahwa bangunan masjid hancur total, sementara pemakaman terdekat mengalami kerusakan parah. Di antara puing-puing, warga ditemukan sedang mengumpulkan potongan Al-Qur’an yang robek – simbol kesakralan yang ikut ternoda.

Sejak Oktober 2023, genosida yang terus berlangsung telah menghantam setidaknya 828 masjid, 3 gereja, dan 19 pemakaman, menurut pejabat Palestina.

Dalam ayat Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:

“Siapakah yang lebih zalim daripada orang yang melarang masjid-masjid Allah digunakan sebagai tempat berzikir di dalamnya dan berusaha merobohkannya? Mereka itu tidak pantas memasukinya kecuali dengan rasa takut (kepada Allah)…”

(QS Al-Baqarah: 114)

Malam itu menjadi bagian dari lembaran kelam bagi warga Jalur Gaza dan sekitarnya, yang terus menyaksikan invasi dan kehancuran di tengah diamnya dunia internasional.

Aktivis kemanusiaan menyebut serangan terhadap tempat ibadah ini bukan hanya tindakan militer, tetapi juga penistaan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual. Mereka mendesak komunitas global untuk tidak tinggal diam terhadap genosida yang terus berlangsung.

“Ini bukan sekadar serangan. Ini penghinaan. Ini penodaan,” ujar salah satu relawan di lokasi kejadian.

Kini, Masjid Al-Ansar tinggal kenangan. Reruntuhannya menjadi simbol bisu dari ketidakadilan, dan secarik harapan bahwa keadilan dan kedamaian suatu hari akan kembali tegak.

Hasbunallah wa ni‘mal wakil…

 

Tinggalkan Balasan