Jakarta – Seorang lansia bernama Pak Tanjung, berusia 86 tahun, masih berjuang mencari nafkah di tengah keterbatasan fisiknya di kawasan Jakarta. Di usia senjanya, ia tetap berusaha mandiri dengan menyediakan jasa timbangan sederhana di pinggir jalan sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Dalam kesehariannya, Pak Tanjung tidak menetapkan tarif khusus untuk jasanya. Ia hanya menerima bayaran seikhlasnya dari masyarakat yang menggunakan jasanya. Kondisi fisiknya yang semakin lemah membuatnya tidak lagi mampu berjalan jauh atau memikul beban berat, sehingga ia lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk di bawah pohon sambil menunggu pelanggan yang datang.
Meski dalam keterbatasan, Pak Tanjung tetap menunjukkan keteguhan dan rasa syukur dalam menjalani hidup. Setiap rezeki yang datang ia terima dengan penuh keikhlasan tanpa mengeluh, menjadikannya sosok yang memberi pelajaran berharga tentang kesederhanaan dan ketabahan.
Kisah Pak Tanjung menjadi pengingat bagi banyak pihak untuk lebih bersyukur dan menghargai nikmat yang dimiliki dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui program penyaluran amanah dari para donatur, Khadijatee Foundation turut menyampaikan apresiasi kepada para dermawan yang telah menitipkan infaq, sehingga bantuan dapat disalurkan kepada para pejuang nafkah di jalanan seperti Pak Tanjung.